Wednesday, 26 August 2015

Cara transaksi online yang aman

Dalam sektor bisnis perdagangan brave (e-business), informasi yang ditransmisikan satu situs yang tidak memiliki dan melengkapi sertifikat Secure Attachments Layer (SSL) akan dengan mudah terbaca, seperti information transaksi pembayaran, sehingga tidak aman untuk konsumen.

SSL adalah standar web untuk mengamankan koneksi antara server satu situs perdagangan brave dengan program customer seperti Mozilla, Chrome dan Safari.

"SSL tersebut membantu menyembunyikan informasi dari pihak ketiga yang mungkin mencoba untuk mencuri informasi pribadi yang sedang ditransmisikan di dunia maya dengan cara mengacak information tersebut," kata Originator dan President PT Dewaweb Edy Budiman di Jakarta, Senin.

SSL bekerja seperti amplop keamanan dengan lapisan ekstra untuk memastikan privasi information rahasia dan sensitif dari pengguna situs atau konsumen terjaga.

Sertifikat SSL secara umum terbagi dalam tiga jenis, mulai dari standar keamanan terendah hingga tertinggi, yakni Area Approval (DV), Association Acceptance (OV) dan Augmented Acceptance (EV).

Bagaimana cara mengetahui sebuah situs atau situs jual beli online menggunakan SSL dengan tingkat keamanan tertentu, adalah dengan masuk pada situs itu, kemudian mengklik jejak pada bagian kiri situs tersebut atau yang biasanya bergambar gembok.

Selain itu, konsumen juga bisa mengeceknya melalui ssllabs.com dan klik "Test Your Server" untuk mengetahui tingkat keamanan situs jual beli online yang biasa anda gunakan, apakah DV, OV atau OV.

Pengecekan ini akan menunjukkan kelas keamanan situs mulai dari kelas yang relatif withering aman yakni grade A.

"Hal tersebut akan membantu konsumen mindful terhadap transaksi yang mereka lakukan secara online sehingga information pribadi yang mereka masukkan pada transaksi online tersebut dapat terjaga privasinya,"